Apakah Klorin Berbahaya?

1 min read

Apakah klorin berbahaya – Klorin adalah serbuk yang berguna untuk membunuh bakteri dan kuman. Tak hanya itu klorin juga berguna untuk memutihkan air dan menaikkan pH air. Kaporit biasa digunakan di kolam renang, selain itu juga terdapat air minum yang mengandung klorin. Tidak berbahayakah?

Apakah Klorin Berbahaya?
Apakah klorin berbahaya

Klorin yang biasa digunakan untuk air minum ternyata tidak diperbolehkan. Hal itu menyangkut dengan kesehatan tubuh yang akan disebabkan jika mengonsumsi klorin. Meskipun dalam air klorin sudah mengendap, tapi tetap saja air sudah bercampur dengan klorin.

Dari hal diatas, klorin hanya dianjurkan untuk membasmi bakteri yang ada dalam kolam renang. Selain bermanfaat dalam kolam renang, klorin juga berbahaya terutama untuk tubuh yang terkena klorin, seperti:

  1.       Menyebabkan iritasi mata.

Mata yang terkena campuran klorin akan berair, jika mata terus terkena air klorin penyakit yang akan ditimbulkan adalah masalah pada penglihatan, seperti kornea yang berawan, iritis, retinitis, hingga terjadinya katarak.

  1.       Infeksi pada kulit.

Klorin dapat menyebabkan kulit menjadi merah dan timbul ruam pada kulit, serta kulit terasa terbakar. Selain itu, klorin juga dapat menyebabkan kulit menjadi rusak.

  1.       Gangguan sistem pernapasan.

Jika klorin terhirup, akan menyebabkan iritasi pada hidung, sakit tenggorokan serta batuk. Jika terjadi kontak langsung dengan hipoklorit hal yang akan terjadi adalah melepuhnya kulit, rasa nyeri seperti terbakar, dan inflamasi. Jika menghirup gas klorin, dapat timbul penyakit berbahaya seperti bronchitis dan asma yang disebabkan karena olahraga.

  1.       Kerusakan gigi dan perubahan warna.

Gigi yang terkena klorin akan menjadi lebih sensitive, karena pH yang tidak setimbang. Atlet renang akan mengalami perubahan warna giginya karena air klorin, yang sering disebut dengan swimmer calculus.

  1.       Sistem pencernaan yang bermasalah.

Hal yang sering terjadi pada sistem pencernaan adalah tenggorokan yang terbakar, kerusakan pada mulut jika sudah parah, akan terjadi pula pendarahan pada lambung dan juga perlubangan. Ternyata jika klorin tertelan akan menyebabkan iritasi pada mulut, tenggorokan, esophagus dan juga terjadi pendarahan pada lambung, perforasi (perlubangan) dan akan berakhir pada kematian.

Penyempitan dan parut permanen akan dialami oleh orang orang yang mengalami intoksikasi (mabuk hipoklorit) yang dapat Betahan hidup. Maka dari itu tidak dianjurkan menggunakan klorin terlalu banyak. Hal ini dapat menyebabkan hal yang tidak diinginkan. Klorin dapat diukur menggunakan alat ukur kadar klorin yang banyak tersedia di toko. Keakuratan dapat dipercaya karena menggunakan teknologi modern.

Cara Menghilangkan Panu

Cara Menghilangkan Panu – Panu merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang cukup mengganggu. Meskipun tidak sakit dan berbahaya, panu yang muncul di beberapa area tertentu...
akubeni1
2 min read

Cara Mendeteksi Kanker Melalui Tes Darah

Cara Mendeteksi Kanker Melalui Tes Darah – Metode biopsi merupakan cara terbaik untuk dapat mendeteksi kanker hingga saat ini. Metode ini dilakukan dengan menganalisa...
akubeni1
1 min read

Manfaat Jahe Merah

Berbagai Macam Manfaat Jahe Merah yang Menakjubkan – Indonesia merupakan Negara yang terkenal akan kaya rempah. Sudah menjadi sebuah kenikmatan tersendiri memiliki sumber rempah...
akubeni1
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *