Proses Pembuatan Ban

1 min read

Proses Pembuatan Ban – Ban merupakan salah satu bagian kendaraan yang mempunyai peran yang penting bagi kendaraan. Dengan kondisi ban yang baik maka selain kendaraan akan dapat berjalan dengan aman juga akan membuat perjalanan Anda menjadi nyaman.

Proses Pembuatan Ban

Dengan ban yang baik juga akan memperkecil kemungkinan salip pada ban ketika proses pengereman dilakukan. Namun apakah Anda tahu bagaimana proses pembuatan ban kendaraan?

Pada umumnya ada sekitar 7 proses dalam pembuatan ban kendaraan. Ban mobil biasanya membutuhkan sekitar 10 – 11 komponen penyusun ban dan sekitar 6 – 8 komponen untuk pembuatan ban motor. Dalam skala industri besar biasanya dapat memproduksi saekitar 25 ribu ban mobil dan 16 ribu ban motor setiap harinya.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan dari setiap tahap pembuatan ban kendaraan :

Tahapan pertama dalam pembuatan ban yaitu pemilihan raw material (memilih material pembuatan ban). Dalam proses ini akan dilakukan pemilihan dan pemisahan bahan baku ban seperti karet alam, karet sintetis, oli dan bahan – bahan lainnya.

Kedua yaitu masuk ke tahap bunbury dimana pada tahap ini akan mulai dibuat kompon atau komponen dari ban.

Kemudian pada tahap selanjutnya atau ketiga yaitu tyre semi manufacturing. Pada tahap ini akan dimulai membuat bagian – bagian ban mulai dari dinding ban, telapak ban, inner linner, bead, body ply (benang yang dilapis kompon), hingga pembuatan big ring yang merupakan penghubung antara pelek dengan ban.

Tahap keempat yaitu tyre building dimana pada tahap ini akan dimulai proses penggabungan atau assembly bagian – bagian ban yang sudah dibuat tadi. Proses ini akan menghasilkan ban mentah atau yang biasa disebut dengan green tyre yang pembuatannya membutuhkan waktu 90 detik per ban.

Tahap kelima yaitu curing building yang merupakan tahapan untuk memasak ban mentah agar menjadi ban matang. Selanjutnya ban ini akan diberi alur atau kembangan ban dan akan masuk pada proses pengerasan ban. Kemudian ban ini akan dimasak dengan suhu sekitar 180 derajat celcius.

Setelah semua proses tersebut maka ban akan masuk dalam tahap – tahap terakhir yaitu finishing dan quality control (QC). Pada tahap ini ban akan dirapikan dari sisa – sisa hasil produksi dan dilihat kembali kembang pada ban. Selain itu ban juga akan dicek tingkat kekerasannya apakah sesuai standar atau tidak. Proses pengecekan ini biasa dilakukan menggunakan alat pengukur kekerasan atau hardness tester yang akan memudahkan proses pengecekan ini.

Setelah melewati semua tahap tersebut dan ban dinyatakan memang lolos quality control maka selanjutnya ban akan di packing dan siap untuk didistribusikan.

Incoming search terms:

  • bahan baku pembuatan ban
  • pembuatan ban motor
  • proses pembuatan ban dalam motor
  • quality control di produksi ban

Tips Membeli Alat Ukur

Tips Membeli Alat Ukur – Mengukur tak semudah bicara, itu dulu, kalau sekarang mengukur semudah bicara, karena sudah banyak alat ukur dengan sistem pembacaan...
akubeni1
1 min read

Pengertian dan Fungsi Besi Beton

Pengertian dan Fungsi Besi Beton – Besi beton atau yang biasa disebut beton bertulang adalah besi yang digunakan dalam pembuatan beton untuk kebutuhan tulangan...
akubeni1
1 min read

Perbedaan Garam Laut dan Garam Dapur Biasa

Perbedaan Garam Laut dan Garam Dapur Biasa – Mungkin selama ini Anda mengira kalau garam itu sama saja, namun sebenarnya ada sekitar 5 jenis...
akubeni1
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *