Ketebalan Emas Pada Perhiasan

Ketebalan Emas Pada Perhiasan – Emas merupakan logam mulia yang sering dijadikan perhiasan yang memiliki harga tinggi. Namun kita harus mengetahui bahwa ada perhiasan emas murni yang memang terbuat dari emas seutuhnya, namun ada juga yang menggunakan emas sebagai bahan pelapis saja.

Ketebalan Emas Pada Perhiasan

Hingga saat ini dalam melapisi perhiasan dengan emas terdapat 4 cara atau jenisnya. Hal ini tentu akan mempengaruhi kualitas dari perhiasan yang dihasilkan dan juga tentu harganya. Untuk lebih jelasnya berikut adalah 4 jenis pelapisan emas pada perhiasan yang perlu Anda ketahui :

Gold Leaf

Gold Leaf ini biasa dapat ditemukan pada benda – benda antik dan kerajinan emas lainnya. Secara arti sendiri gold leaf adalah ‘daun emas’, pelapisan ini melibatkan pelapisan emas tipis dalam sebuah perhiasan dengan cara manual. Proses ini murni menggunakan perkakas yang dimiliki oleh pengerajin emas tanpa menggunakan mesin sama sekali. Proses pelapisan ini dapat dikatakan sudah sangat tua karena sudah berumur ratusan tahun dan dari awal ditemukannya tidak berubah hingga saat ini.

Teknik gold leaf ini sangat mudah dikenali dengan cara melihat tingkat ketebalan lapisan emas pada perhiasan yang tidak merata. Hal ini akan membuat tekstur yang menyerupai daun (leaf) pada perhiasan. Namun justru dengan teknik ini akan memberikan nilai seni yang tinggi terhadap perhiasan yang dilapisinya.

Gold Electroplating

Emas sering dijadikan lapisan perhiasan karena emas sendiri merupakan logam yang lunak dan tidak terlalu kaku dibanding logam yang digunakannya sebagai perhiasannya. Teknik electroplating (pelapisan elektro) ini digunakan untuk memperindah pelapisan perhiasan. Teknik ini mengandalkan aliran listrik untuk menyatukan lapisan emas tipis dengan permukaan logam yang akan dijadikan perhiasan.

Perhiasan emas yang dibuat menggunakan teknik electroplating ini akan memiliki harga yang lebih terjangkau dibanding teknik sebelumnya karena hanya lapisan luar logam perhiasan saja yang dilapisi emas. Perhiasan yang dibuat menggunakan teknik ini akan mudah terkelupas bila perhiasan sering digunakan. Oleh karena itu perhiasan yang dibuat menggunakan teknik ini sebaiknya adalah perhiasan yang tidak sering digunakan seperti bros ataupun pocket watch (jam saku) antik.

Gold Overlay

Teknik Gold Overlay juga dikenal juga dengan teknik rolled gold. Teknik ini memakai suhu dan tekanan yang tinggi untuk menyatukan lapisan tipis emas dan logam jenis lain yang akan dibuat perhiasan. Teknik gold overlay ini dilakukan pada perhiasan yang memiliki kadar emas sekitar 5 % atau dengan perbandingan 1 : 20.

Walaupun kelihatannya terkesan jelek, namun teknik gold overlay ini mempunyai lapisan ketebalan yang lebih dibanding teknik gold electroplating. Oleh karena itu perhiasan yang dibuat menggunakan teknik ini akan memiliki harga yang lebih mahal karena akan lebih awet dan tahan lama. Keunggulan lain dari perhiasan emas yang menggunakan teknik ini adalah perhiasan tidak akan menyebabkan iritasi pada kulit Anda.

Gold Filled

Diantara teknik pelapisan perhiasan yang sudah dibahas, perhiasan yang dibuat dengan teknik gold filled ini dapat dikatakan memiliki harga yang paling tinggi. Proses pelapisan perhiasan dengan teknik ini biasanya akan menghasilkan lapisan emas yang lebih tebal dan murni. Perhiasan yang menggunakan teknik gold filled dapat dikatakan hanya satu tingkat di bawah perhiasan yang seluruhnya terbuat dari emas dalam hal kualitas dan mutunya. Perhiasan yang menggunakan teknik ini memiliki ketebalan emas yang lebih dari 5% berat total, dan telah memiliki overlay paling tidak 10 karat.

Setelah Anda mengetahui teknik pelapisan perhiasan menggunakan emas, tentu hal penting lainnya adalah mengetahui cara mengukur ketebalan lapisan emas pada perhiasan. Dahulu orang masih belum tahu cara mengukur ketebalan lapisan emas tersebut, namun seiring perkembangan zaman dan teknologi telah ditemukan sebuah alat yang dapat mengukur ketebalan lapisan emas tersebut.

Baca Juga : Harga Emas 24 Karat

Alat ini disebut dengan thickness meter atau alat ukur ketebalan lapisan, alat ini akan membantu dalam mengukur ketebalan suatu bahan pelapis pada suatu logam dengan akurat dan cepat.