Kebutuhan Air dalam Tubuh

1 min read

Kebutuhan air dalam tubuh – air termasuk dalam sumberdaya alam yang harus terus dilestarikan oleh manusia. Jika tidak ada air, kemungkinan akan banyak penyakit melanda dan bahkan akan terjadi kematian.

Kebutuhan Air dalam Tubuh
Kebutuhan air dalam tubuh

Pentingnya air dalam kehidupan mempengaruhi pertumbuhan dan ketahanan tubuh. Oleh karena itu, mengonsumsi air putih baik untuk kesehatan.

Air putih memang terlihat sama saja, namun hal berikut dapat menjadi pemantau agar tepat memilih air minum yang layak konsumsi :

  • Persyaratan fisik

Sebuah air minum yang layak konsumsi memiliki ciri fisik yaitu, bersih, jernih, tidak ada endapan, tidak berbau, dan tidak berwarna. Jika air yang akan dikonsumsi memiliki ciri yang berbeda maka dapat disimpulkan bahwa air telah tercampur dengan suatu zat dan tercemar.

  • Persyaratan kimia

Dalam persyaratan kimia, sebuah air yang layak minum adalah yang tidak tercampur dengan zat lain. Zat lain ini adalah logam berat seperti timah, zat beracun seperti detergen, dan zat lain yang dapat membuat air menjadi tak layak untuk diminum.

  • Persyaratan mikrobiologis

Mikrobiologis yang tidak boleh ada yaitu bakteri pantogen yang tercantum dalam kepmenkes, yaitu Escherichia Colli, Clostridium Perfringens, Salmonella. Bakteri bakteri tersebut dapat membahayakan tubuh, karena dapat membentuk toksin (racun).

Bakteri E-Coli adalah bakteri yang ada pada kotoran manusia dan hewan. Sebuah air sungai tidak dianjurkan unttuk dikonsumsi, walaupun hanya untuk mencuci buah/ sayur.

Untuk itu cek kualitas air minum yang akan dikonsumsi, seperti cara berikut ini :

  1. Menggunakan air teh

Air the dapat digunakan untuk sebuah pengamatan untuk menguji air minum yang akan dikonsumsi. Caranya dengan menuangkan air pada gelas, cukup setengah gelas saja, lalu tambahkan air teh dan diamkan selama semalaman.

Jika saat dilihat air menjadi berlendir, berminyak dan air menjadi berwarna hitam, itu menandakan bahwa terdapat zat kimia dalam air. Maka air tersebut tidak dapat dikonsumsi.

  1. Diamkan air selama lima hari

Hal ini adalah yang sangat mudah untuk dilakukan, cukup dengan menuangkan air pada gelas tutup rapat lalu diamkan hingga lima hari. Jika air dalam gelas berubah warna dan terdapat endapan didalamnya, maka dapat disimpulkan bahwa air mengandung bakteri berbahaya bagi tubuh.

  1. Menggunakan alat ukur konduktifitas

Cara ini adalah cara yang paling praktis, sebab cara penggunaannya yang mudah, yaitu dengan mencelupkan alat pada air, lalu hasil dapat dilihat pada LCD.

Incoming search terms:

  • bluefilters
  • замораживание воды

Cara Menghilangkan Panu

Cara Menghilangkan Panu – Panu merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang cukup mengganggu. Meskipun tidak sakit dan berbahaya, panu yang muncul di beberapa area tertentu...
akubeni1
2 min read

Manfaat Minyak Zaitun

Manfaat Minyak Zaitun – Sejak zaman romawi kuno, minyak zaitun memang telah dikenal masyarakat sebagai salah satu bahan untuk perawatan kecantikan dan kesehatan. Minyak...
akubeni1
2 min read

Cara Mengatasi Mata Lelah Karena Sering Melihat Komputer

Banyak sekali yang mengeluhkan mata sakit dan lelah karena terlalu lama melihat layar komputer. Bagi orang yang bekerja dengan memanfaatkan teknologi komputer tentu melihat...
akubeni1
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *