Larangan Penggunaan Kosmetik Pelajar

Larangan Penggunaan Kosmetik Pelajar – Kosmetik merupakan beberapa bahan yang banyak digunakan oleh perempuan untuk menambah percaya diri. Namun, hal tersebut justru menjadi berbahaya untuk remaja yang memiliki kulit yang bagus.

Larangan Penggunaan Kosmetik Pelajar
Larangan Penggunaan Kosmetik Pelajar

Kosmetik menjadi suatu kebutuhan harian yang harus dipenuhi. Begitu pula dengan remaja. Biasanya mereka akan memoles wajah dengan berbagai bahan kosmetik yang pasti tidak baik untuk regenerasi kulit.

Banyak pelajar yang memakai kosmetik sejak dini. Pelarangan penggunaan kosmetik disekolah memang ditegakan, namun, masih banyak siswi yang tetap nekat memakainya demi terlihat eksis di sekolah. Mereka tidak memperhatikan efek yang ditimbulkan karena kosmetik yang dipakai.

Penggunaan beberapa produk memang diperbolehkan, misalnya adalah pelembab kulit. Pelembab akan membantu membuat kulit yang kering menjadi lembab. Beberapa remaja juga memiliki kulit yang kering, maka dari itu, pelembab digunakan. Untuk mengukur kelembaban kulit dapat menggunakan moisture meter.

Selain pelembab, dapat pula pelajar memakai bedak. Itupun adalah bedak bayi yang tidak membuat kulit menjadi keberatan karena tekstur bedak bayi yang tergolong ringan. Meski ada kebijakan memakai bedak, banyak pula siswi yang menggunakan bedak yang lebih berat dan tebal.

Banyak sekolah yang melarang tegas penggunaan kosmetik bagi siswi, hal tersebut ditujukan untuk kebaikan siswi juga. Jika penggunaan kosmetik sejak dini telah dilakukan, akan menimbulkan efek yang berbahaya bagi kulit remaja.

Bahaya yang ditimbulkan jika menggunakan kosmetik sejak dini ada di bawah ini, untuk pelajar silahkan dicermati :

1. Ketergantungan

Penggunaan kosmetik sejak dini dapat menimbulkan ketergantungan. Seseorang tidak akan berhenti menggunakan kosmetik ketika bepergian. Hal tersebut dikarenakan jika bepergian tidak memakai kosmetik, diri seseorang tersebut menjadi tidak percaya diri, karena terbiasa memakai polesan kosmetik. Hindari pemakaian kosmetik sejak dini, agar terhindar dari hal tersebut.

2. Iritasi

Kosmetik yang terlalu berat dan tidak cocok untuk kulit remaja dapat membuat kulit menjadi kemerahan, iritasi dan menimbulkan jerawat. Maka dari itu, hentikan penggunaan kosmetik dini karena dapat menimbulkan jerawat dan masalah yang lebih parah. Lakukan konsultasi ke dokter.

3. Penuaan dini

Kolagen dalam kulit remaja masih terbilang sangat baik. Penggunaan kosmetik meski tidak berlebihan membuat elastisitas kulit menjadi menurun dan bahkan dapat menimbulkan kerutan halus yang disebabkan karena penggunaan kosmetik. Kerutan tersebut menandakan terjadinya penuaan dini pada kulit.

4. Menghilangkan kecantikan alami

Kecantikan alami bukan karena makeup. Penggunaan makeup justru akan menghilangkan kealamian kulit, karena polesan akan menyebabkan kulit yang masih halus akan tertutup dan menyebabkan kulit malah menjadi rusak.

5. Pubertas dini

Seorang anak yang belum masanya pubertas akan mengalami pubertas dini yang diakibatkan oleh penggunaan kosmetik. Kosmetik akan mempengaruhi pubertas dini karena kandungan kimia seperti phthalates, triclosan, parabens, dan musks. Maka dari itu hindari penggunaan kosmetik dini.

6. Kulit tebal

Kulit remaja yang masih lembut akan berubah menjadi kasar dan terasa tebal karena penggunaaan makeup. Kulit remaja yang tebal tidak akan terpengaruh dengan berbagai macam perawatan yang dilakukan.

Beberapa efek penggunaan make up diatas adalah sebagian kecil. Dari sanalah, kita dapat berpikir postif pelarangan penggunaan makeup pada pelajar digunakan. Hal tersebut ternyata juga mempengaruhi kebaikan kulit pelajar pula.

Incoming search terms:

  • cara mengatasi penggunaan make up pada siswa
  • contoh kenakalan remaja larangan memakai make ap disekolah
  • larangan memakai make up ke sekolah

Tags: