Membuat Arang Sekam

Membuat Arang Sekam – Arang sekam merupakan bahan yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman. Dengan arang sekam ini, tanah akan menjadi subur begitu pula dengan tanaman yang diberi tambahan arang sekam.

Membuat Arang Sekam
Membuat Arang Sekam

Arang sekam dapat membantu menaikan pH tanah. Hal tersebut dapat diuji dengan menggunakan pH meter tanah, yang dapat mengukur berapa keasaman pada tanah. Penggunaan arang sekam dapat dilakukan jika tanah terlalu basa.

Selain dapat digunakan untuk meningkatkan pH tanah, arang sekam juga dapat membantu menjadi cadangan air dalam tanah. Arang sekam mengandung silikat (Si) yang tinggi namun, memiliki kandungan kalsium (Ca) yang lebih sedikit.

Untuk cara pembuatan arang sekam cukup mudah, namun arang sekam ini juga dapat dicari di toko khusus menyediakan bahan untuk bercocok tanam. Namun, jika ingin membuatnya sendiri, dibawah ini adalah beberapa langkah yang dapat digunakan untuk membuat arang sekam dengan baik dan mudah.

Caranya adalah  dengan menyiapkan bahan yang dibutuhkan. Bahan dan alat yang dibutuhkan seperti, sekam padi, pipa pembakaran, kardus atau koran berkas, korek api, oli, komboran atau penyiram tanaman, air, sekop dan karung.

Semua alat yang digunakan akan melalui beberapa proses, seperti pipa pembakaran. Syaratnya adalah dengan menggunakan tong besi, lalu dilupangi di selimut tabungnya, hal ini dikarenakan untuk mengeluarkan asap di dalam tabung.

  • Pembakaran

Untuk proses pembakaran ini dapat dilakukan di media tanah langsung atau dengan menggunakan alas seng maupun diatas lantai yang keras. Hal pertama adalah dengan membuat gundukan sekam padi di sekitar pipa pembakaran. Hal kedua adalah membakar kardus atau koran bekas di dalam pipa menggunakan korek api.

Untuk nyala api yang lebih besar dan mempercepat proses pembakaran, dapat ditambahkan sedkit oli pada api. Diamkan hingga 20-30 menit.

  • Pencampuran

Setelah 30 menit, sekam akan menghitam dengan bagian terluar yang berwarna kecoklatan. Timbun puncak yang telah menghitam menggunakan sekam yang masih berwarna kecoklatan. Lakukan hal tersebut hingga semua sekam tercampur rata dan menjadi kehitaman.