Pembenihan Cabai

Pembenihan Cabai – Cabai adalah salah satu bumbu dapur yang harus ada untuk menambah rasa pada masakan. Biasanya cabai dapat di beli di mini market ataupun di pasar tradisional. Dalam penanamannya cabai sering layu saat berbuah. Apakah yang menyebabkan tanaman cabai mudah layu.

Pembenihan Cabai
Pembenihan cabai

Biasanya cabai yang akan ditanam bijinya. Biji yang baik adalah sebagai berikut :

  • Proses pengeringan

Proses pengeringan cabai ini dilakukan untuk mengurangi kadar air yang tersimpan dalam biji cabai. Pengeringan ini dapat dilakukan dengan membelah buah lalu kerigkan bijinya, atau biji yang dikeringkan dengan buahnya.

  • Tenggelam saat di rendam

Biji cabai yang tenggelam saat direndam menandakan bahwa biji cabai memiliki kualitas yang bagus untuk ditanam atau dijadikan benih.

  • Bentuk biji

Bentuk biji yang baik ketika akan ditanam atau dijadikan benih adalah yang tidak keriput, terlihat segar meskipun telah melalui proses penjemuran, berwarna cerah, serta tidak cacat.

Jika biji didapat dari membeli, biasanya para petani menguji biji yang akan dijual dengan beberapa cara berikut :

  • Menguji kadar air

Biasanya proses ini dilakukan agar mendapat biji yang kering dan berkualitas. Caranya mudah, yaitu dengan cara dijemur dibawah sinar matahari.

  • Menguji pembenihan

Hal ini dilakukan untuk menguji apakah benih akan tumbuh subur atau tidak. Serta menjadikan sempel, atau contoh dari biji lainnya.

  • Kemurnian spesies

Kemurnian dimaksudkan karena bisa saja suatu biji yang memiliki kualitas yang bagus tercampur dengan biji yang memiliki kualitas rendah. Hal ini sering terjadi karena semua biji memiliki bentuk yang sama. Jika seorang petani tidak dapat membedakannya maka biji yang bagus dengan yang memiliki kualitas rendah akan tercampur, dan menjadikan kualitas benih yang rendah.

  • Keserempakan benih

Benih yang ditanam akan tumbuh, entah itu subur ataupun tidak. Benih yang telah ditanam akan tumbuh dalam kurun waktu beberapa hari, jika benih yang ditanam secara Bersama namun tidak tumbuh serempak, maka salah satu benih memliki kualitas yang rendah.

Seorang petani yang sudah berkecimpuk di dunia tanaman cabai akan mengerti bagaimana kualitas biji atau benih yang baik. Jika seorang yang masih awam dan ragu, maka dapat menggunakan alat pengukur kadar air bijian.